Monday, 21 April 2014

Perjanjian Darah (Jumat Agung)

Balai Sudirman, Jakarta, 18 April 2014
Pembicara : Pdt.Petrus Agung


  Firman berkata, umat Tuhan dapat binasa karena kurangnya pengetahuan, kurangnya pengetahuan tersebut tentunya menimbulkan banyak kerugian, bukan satu atau dua, tapi banyak kerugian. Seperti misalnya ketika kita memiliki gadget tapi kita tidak mengerti cara memakainya, kita tidak mempelajarinya, kita sama saja dirugikan bukan, sama seperti mengendarai mobil mewah, tapi kalau kita tidak mengerti semua bagian-bagian dari mobil tersebut, bahkan untuk menyalakan AC saja tidak bisa, apa artinya menaiki mobil mewah jika kepanasan? Sesuatu yang tidak kita ketahui itu berakibat ke sebuah kerugian. Hal yang sama dengan Tuhan, umat binasa karena kurangnya pengetahuan akan Dia, dan dalam beberapa kasus akan fatal. Sama halnya dengan pengorbanan Tuhan, kita sudah diberikan anugerah terbesar, tapi kita gak tau apa itu, apa spesialnya dari pengorbanan itu, hidup kita akan sia-sia dan terus sama seperti dunia, tidak ada bedanya, tidak ada asiknya.

  Berbicara soal pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib, berbicara mengenai perjanjian darah.
Matius 26 : 28 "Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa." (TB)

Matthew 26 : 28 "For this is my blood, the blood of the covenant, that is poured out for many for the forgiveness of sins." (NET)

Ini adalah darah perjanjian baru, ketika darah itu dicurahkan, terjadilah perjanjian darah antara kita dan Tuhan, dan perjanjian tersebut sah. Dan perjanjian darah melewati beberapa proses, perjanjian darah bukan sekedar mencampur darah kedua belah pihak yang membuat perjanjian tersebut, namun ada proses-prosesnya dan di setiap proses tersebut ada blessing yang terjadi, ada tujuh blessing yang terjadi dalam sebuah perjanjian darah,
7 Blessing yang terjadi dalam proses perjanjian darah :

1. Proses pertama, pertukaran jubah. Yang terjadi ketika dua orang sepakat akan perjanjian darah, maka satu sama lain akan bertukar jubah. Bayangkan saja kita bertukar jubah dengan Tuhan Yesus, dan yang luar biasa, ketika kita bertukar jubah artinya kepribadian orang yang kita pakai jubahnya itu akan disalurkan kepada kita. Seperti Daud yang memakai jubah Yonathan, di alkitab ditulis ketika Daud memakai jubah Yonathan, he behave wisely, dia berlaku bijak, berlaku seperti anak raja, calon raja, padahal backgroundnya Daud itu hanya gembala loh, gembala gak akan mengerti tata krama seorang raja besar, tapi Daud mengerti itu. Juga seperti Elisa yang meminta hak kesulungan Elia tapi akhirnya mendapatkan jubah Elia, waktu itu dia dapat membelah sungan Yordan, dan 50 nabi yang melihatnya langsung tersungkur dan berkata bahwa roh Elia ada pada Elisa. Peristiwa blood covenant, Tuhan melepaskan jubahNya ketika Dia disalib dan mengorbakan nyawaNya untuk kita, dan Dia pakaikan itu kepada kita, dan sebenarnya jubah itu sudah dipakaikan kepada kita saat 2000 tahun yang lalu, maka itu, karena kita memakai jubahNya, tolonglah behave seperti Tuhan, apakah Tuhan suka marah-marah? apakah Tuhan suka bohong? Nggak! Itu bukan sifat Tuhan, buat apa kita lakukan itu sementara kita uda memakai jubahNya? ayo miliki sifat seperti Dia. Bayangkan saya Tuhan mau memakai jubah kita, yang istilahnya jubah itu kotor sekali, compang camping uda gak ada bentuknya, itu semua karena cintaNya yang ajaib, cuma karena cintaNya yang ajaib itu makanya Dia mau bertukar jubah dengan kita.



2. Proses kedua, setelah pertukaran jubah mereka bertukar ikat pinggang. Di zaman dulu, ikat pinggang tidak seperti ikat pinggang yang sekarang ada, dulu ikat pinggang itu memiliki dua cantolan, ada pedang dan ada kantong yang isinya uang, harta, dll, ketika Dia memberikan ikat pinggangNya, berarti artinya sekarang ini kita memiliki pedangnya Tuhan, pedang roh. Yang satu lagi kan kantung untuk menaruh uang, percayalah, kantungnya Tuhan itu gak bolong, kantungNya selalu terisi penuh dan berlimpah, dan percaya aja kita sudah memiliki itu! Tapi banyak anakNya yang masih belum percaya dan berkata gak punya apa-apa, hidup susah, dll. ingat, setiap kita bertukar sesuatu dengan Tuhan, percaya kita tidak akan dirobohkan dengan apa yang sudah ditukar itu! Karena cintaNya terlalu luar biasa.

3. Proses ketiga, menyembelih hewan, untuk persembahan, biasanya yang disembelih itu ada 4 hewan, lembu, domba jantan, kambing, dan merpati. Tapi jika perjanjian antara manusia dengan manusia, mereka juga akan menyembelih hewan, dari hasil penyembelihan itu kan ada darahnya banya, mereka akan berjalan di atas darah tersebut, bukan jalan biasa, tapi mereka berjalan membentuk angkan 8 yang berarti new beginning, yang berarti abadi, dan akan terusterjadi, tidak bisa dilanggar, dan hukumnya selamanya. Hal ini sama seperti ketika kita ditebus, ketika kita sudah melakukan perjanjian darah denganNya, itu berarti ada new beginning. yakni adanya sebuah awal yang baru dalam hidup kita, yang dulunya kita adalah budak dosa, sekarang kita sudah dibebaskan dan menjadi anakNya, dan itu tidak akan berubah, kita sudah dimateraikan sebagai kepunyaan Tuhan.

4. Proses keempat, mereka akan membuka telapak tangan dan akan ditoreh dengan pisau yang tajam sampai berdarah sehingga menimbulkan luka dalam yang berbekas dan tidak hilang, setelah itu mereka akan menempelkan telapak tangan satu sama lain, hal ini sebagai tanda, mereka menggores telapak tangan mereka dalam-dalam, dan goresan itu akan terus ada sampai kapan pun akan tetap berbekas, dan sesudah mereka menyatukan luka mereka tersebut, di situ mereka percaya mereka sudah menjadi blood brothers. Gunanya sebagai kalau salah satu dari mereka menghadapi musuh yang lebih kuat dari mereka dan pertarungannya menyangkut hidup/mati, orang ini akan menerima tantangan tersebut sambil menunjukan bekas goresan yang pernah dia buat, yang menjadi lambang blood brothersnya dan berkata bahwa lawannya akan menantang dua orang, I have my blood brother. Jika lawannya mengalahkan dia, blood brothernya akan mengejar dia dan membunuh lawannya itu.
Dan kita, yang telah ditebus, berarti kita memiliki tanda itu dalam tubuh kita, tanda bahwa kita adalah milik Kristus, tanda bahwa kita adalah blood brother denganNya. Dan tahukah, ketika kita mengangkat cawan darah, kita sedang berkata kepada setan "I have my Blood Brother", kita memang harus sombong sama si iblis hahah.

5. Proses kelima, bertukar nama,  saling mengambil nama satu dengan yang lain. Contohnya ketika Tuhan membuat janji dengan Abram, nama Abram menjadi Abraham, Sarai menjadi Sarah, itu dari nama Yahweh yang berarti Tuhan, dan Yakub menjadi Israel, El dari Elohim. Allah kita juga disebut, Allah Yakub, Allah Ishak, kenapa Yesus dipanggil Anak Manusia? karena Dia ambil apa yang punya kita, Dia mau ambil status kita, makanya juga kita disebut Anak Tuhan. Kenapa di Etiopia disebut orang kristen? karena Kristus masuk ke dalam hidup kita, Dia Allah kita.

6. Proses keenam, makan roti dan minum anggur, raja yang juga imam, Melkisedekh memberikan kepada Abraham roti dan anggur, dan setelah itu Abraham memberikan persepuluhnya, dan waktu itu Tuhan memberikan perjanjian penyertaanNya yang luar biasa (Kejadian 15 : 1), hal ini berbicara mengenai persembahan perpuluhan, perpuluhan adalah respon cerdas terhadap apa yang Tuhan beri. (dibahas di SHRK hari ke-3 bulan April --> Jurnal SHRK April Hari Ke-3)

7. Proses ketujuh adalah menanam pohon, pohon itu ditanam bersama, begitu juga dengan kita, pohon itu ditanam bersama dengan Tuhan Yesus, pohon berbicara mengenai salib, Tuhan mau mengorbankan nyawaNya di atas kayu salib, dan pohon tersebut melambangkan perjanjian abadi.

===========================================================

Pesan Tuhan
(Ev. Yusak Tjipto) : Bagaimana Tuhan tidak sedih melihat banyak di antara anak-anakNya yang ditemukanNya kecewa, dan menolak diriNya. Yohanes pembaptis pun di akhir hidupnya dia kecewa, padahal dia sudah kenal lama sama Tuhan, dia kecewa karena dia mengasihi dirinya sendiri. Kita kecewa karena kita masih mengasihi diri sendiri! Tuhan bilang, jangan kecewa dan menolak Dia karena waktunya sudah sangat-sangat singkat, inilah hari-hari akhir di mana kerap kali kita justru memohon dan seolah-olah gak didengar Tuhan, ini bahkan dialami Tuhan sendiri waktu Dia di atas kayu salib Dia berdoa "Eli, Eli, lama sabakhtani?" yang berarti "Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku", seolah-olah tidak didengar. Sadarlah, kalau kamu tidak diterima permohonannya, bukan berarti Tuhan meninggalkan kita! Itu adalah penentuan bagaimana sikapmu terhadap Tuhan, kalau engkau tahu, engkau harus mengucap syukur dan bukan kecewa! Kalau hari ini engkau sedang dilanda hidup, usaha tidak sukses, dll, engkau harus tetap mengucap syukur! jangan kecewa! karena Tuhan sudah mengalami lebih dulu, kita harus katakan pada diri sendiri "aku tahu, Tuhan tidak meninggalkan aku dan Tuhan sudah lebih dulu mengalami ini, aku harus tetap bersyukur!"


Sunday, 13 April 2014

Jurnal SHRK April Hari Ke-3

9 April 2014, Balai Samudera
Pembicara : Pak Petrus Agung


  Berbicara mengenai janji Tuhan dalam hidup kita, ketika Tuhan sudah berjanji, janji tersebut sudah diurapi dan dimateraikan. Abraham menerima banyak janji yang tentu saja digenapi oleh Tuhan, dan kita sebagai anak-anak Raja, kita juga adalah keturunan Abraham yang artinya kita berhak untuk menerima janji yang sama seperti yang diterima Abraham dari Tuhan.

Kejadian 15:1,  "Kemudian datanglah firman TUHAN kepada Abram dalam suatu penglihatan; "Janganlah takut, Abram, Akulah perisaimu, upahmu akan sangat besar". " 

  Ada kata "kemudian datanglah", "kemudian" adalah kata yang menunjukan bahwa sesuatu telah terjadi, bahkan di terjemahan bahasa inggris menjadi "after these things", berarti ada suatu kejadian sebelum janji ini diberikan ke Abram bukan? Janji Tuhan menyatakan 3 hal :

1. Bahwa Dia adalah perisai kita. Perisai itu kan berarti untuk melindungi, artinya Tuhan AKAN melindungi kita, Dia bahkan akan menjadi pagar tembok orang percaya, kita tidak usah takut karena janji itu sudah kita dapatkan, Tuhan tidak akan membiarkan kita dijamah, dihancurkan, atau pun dilukai, karena Dia lah perisai kita.

2. Kedua adalah, kompensasi, kompensasimu akan begitu limpah dan hadiah untukmu akan sangan besar, ini berbicara mengenai compensation and reward. Setiap kita pasti berkorban untuk mendapatkan sesuatu, dan terkadang, Tuhan mau kita mengorbankan sesuatu untuk bisa lebih dekat lagi sama Dia, yang tadinnya itu adalah hak kita, kita harus korbankan, tapi ada satu hal yang luar biasa setelah kita mengorbankan / mau bayar harga, kita diberikan kompensasi dari Tuhan, artinya, apa yang kita korbankan tersebut dikembalikan lebih dari yang awalnya kita beri, dan kita tidak akan menyesal dengan apa yang pernah kita lakukan, kita gak akan menyesal dengan tindakan taat tersebut, justru kita akan sangat bersyukur, karena kita menerima suatu hal yang sangat luar biasa dan tidak bisa dibandingkan dengan apa yang kita bayar sebelumnya. Tinggal, mau kah kita taat melakukan apa yang menjadi kehendakNya?

3. Yang ketiga adalah hadiah dari Tuhan, reward. Hadiah berhubungan dengan surprise kan? akan banyak hal-hal ajaib yang mengagetkan kita yang berasal dari Tuhan.

Nah lanjut lagi soal kata kemudian yang tadi, sebenarnya apa sih yang terjadi sebelum janji ini diberikan? Tentu saja Abraham uda melakukan sesuatu kan sampe-sampe Tuhan memberikan janji yang hebat begini, lihat di Kejadian 14 : 17 - 24
  Yang sebetulnya terjadi adalah, Abraham merespon blessing dengan memberikan persepuluh dari segalanya, Melkisedekh memberkati dia dengan roti dan anggur, roti dan anggur kan perjanjian juga, perjanjian yang sangat luar biasa indah.
Dia kan gak mau menerima jarahan banyak banget karena itu jarahan dari Sodom, dan well kita tau Sodom itu jahat banget, dan Abraham melihat harta dari Sodom itu menjijikan dan najis, dan dia gak mau dibuat kaya oleh karena harta najis tersebut, dan disitulah perjanjian dibuat.
  Perjanjian melibatkan dua pihak, pihak yang memberikan janji, dan pihak yang menerima janji yang diberikan tersebut, dan keduanya ini harus sama-sama setuju, ketika yang memberikan sudah setuju untuk memberi janji, yang diberi harus menerima, baru di situ akan terjadi perjanjia, tapi jika perjanjian tersebut ditolak, perjanjian itu akan batal.
Setiap kita membawa korban kita untuk Tuhan bukan? Ada beberapa orang yang menganggap hal memberikan persembahan adalah kewajiban di semua gereja harus begitu, padahal tidak, itu bukan kewajiban, itu bahkan sudah ada sebelum hukum taurat. Persembahan sebenarnya adalah respon kita, tanda kita mengIYAkan perjanjian dari Tuhan. Persembahan dan perpuluhan adalah reaksi cerdas untuk mengiyakan apa yang Tuhan berikan ke kita, jadi ketika kita merespon dengan benar, kedua belah pihak, si pemberi dan penerima akan DEAL, dan kita harus praktekan ini supaya pasal 15:1 digenapi dalam hidup kita!
  Ada juga perjanjian lainnya yang keren, ini kan perjanjian persembahan, nah ada perjanjian kesulungan namanya, coba kita ingat-ingat cerita Kain membunuh Habel adiknya, harusnya Kain mati juga loh, tapi nggak dia dikutuk, tapi gak mati, kenapa bisa begitu? Karena dia anak sulung.
Anak Tuhan harus menangkap bahwa perjanjian selalu dua arah, pihak yang memberi dan pihak yang menerima.
  Dari pasal 14 kita bisa belajar, karena Abraham menolak harta dari Sodom, maka ia mendapat perjanjian tersebut, dia mendapat perjanjian roti dan anggur itu, dan itu adalah kompensasinya, terutama ketika dia memberika perpuluhan untuk Tuhan, itu membuat Tuhan akhirnya menyatakan janjiNya kepada Abraham, di sini lah kita harus belajar untuk tahu apa yang milik Tuhan dan bukan milik kita. Berikanlah perpuluhan dengan hati yang benar, perpuluhan adalah JAMINAN kita lolos dari trouble, dan ketika kita memberikan perpuluhan, otomatis akan ada pagar-pagar yang melindungi 90% berkat kita lainnya. Perpuluhan gak cuma bicara soal uang, tapi bicara juga soal waktu, satu hari ada 24 jam, sudahkah kita memberikan 2 jam 40 menit per hari untuk Tuhan? waktu untuk Tuhan.

Thursday, 23 January 2014

Jurnal SHRK Januari 2014 - Hari ke3

22 Januari 2014, Balai Samudera
Preacher : Pdt. Petrus Agung

  Matius 25 : 11
  Perumpamaan mengenai lima gadis bijaksana, dan lima gadis bodoh. Perumpamaan ini berbicara mengenai pengangkatan yang akan terjadi. Ayo kita menjadi lima gadis yang bijaksana yang tidak akan memadamkan pelitanya sampai sang mempelai laki-laki datang, persiapkan persediaanmu dan jangan tertidur, jangan biarkan pelita anda tidak menyala,  karena itu sesuatu yang penting untuk dibawa ke perjamuan kawin, nantikan Dia, jangan tertidur, berjaga-jagalah dengan penuh hikmat, Tuhan mau di akhir zaman ini kita semakin rajin, semakin berapi-api, bukan semakin down, dan meninggalkan Dia karena lelah, semua itu hanya akan menghambat kita untuk menjadi lebih dekat lagi dengan Tuhan.
Ada empat hal yang ingin dibagikan mengenai perumpamaan ini, simak baik-baik;
  • Pertama, bukan soal baik atau jahatnya seseorang, baik atau jahat bukan takaran yang tepat bila ditanya siapakah yang pantas diangkat. Kesepuluh mempelai ini sedang menantikan mempelai pria bukan? Artinya kesepuluh mempelai ini adalah orang kristen, sekali lagi ini bukan soal jahat atau baik tapi soal bijaksana atau bodoh kah kita. Kalau anda ingin diangkat saat rapture nanti, jadilah gadis yang bijaksana, ini bukan soal nasib, tetapi soal pilihan kita, mau dididik diri kita dan Tuhan. Tuhan mendidik kita untuk membuang semua kebodohan di dalam diri kita, Roh Kudus mendidik kkita hari-hari ini, kalau kebodohan melekat pada diri kita, nantinya kita yang akan susah. Kita akan meledak setiap saat, tidak bisa penguasaan diri, sering badmood, panik, terintimidasi, egois, dan masih banyak yang tidak benar akan terus terjadi. Orang yang bodoh hanya mau memenuhi keinginan daging dan hanya mau mendengar pengakuan yang baik dari orang, ingin mendengar pujian untuk kesombongan semata, tetapi orang yang terdidik akan memilki penguasaan diri yang baik, kerendahan hati, dan hati yang mengasihi dengan benar. Seberapa kita mengijinkan Tuhan untuk mendidik kita, disitulah level kita berada? Apakah anda berada di level raja-raja? atau di level bayi rohani? Siapkan diri anda untuk dididik olehNya.
  • Kedua. Apa yang membuat, yang lima bijaksana, sedangkan sisanya lagi bodoh? Karena yang bodoh hanya reaktif, ketika menantikan mempelai mereka tidak menyiapkan minyak utk pelita yang banyak, ketika habis, dan mempelai sudah datang, waktu yang bijaksana berkata belilah lagi minya, yang bodoh memang langsung beli, tapi endingnya telat kan? Sedangkan, yang bijaksana sifatnya antisipatif, disebutkan dari research bahwa antisipatif adalah sifat yang dibentuk dari kecerdasan sejati. Lima gadis bijaksana ini memiliki kecerdasan sehingga mereka memiliki antisipasi dalam bergerak, dan yang harus kita miliki ialah antisipasi untuk peka mendengar suara Tuhan, peka akan kehendak Bapa, dan dengarkan kata nabiNya. Prophetic = prophet, nuabuat. Dengarkan nubuatan yang anda terima, TAPI jangan luarnya saja, tetapi mengerti sampai ke dalamnya, ketika mendengar nubuatan, amini itu dan berhikmatlah, setelah itu jalani lah itu. Seperti misalnya mengenai patok, patok itu cuma alat, sarana yang digunakan sebagai tindakan iman, tapi terkadang kita bukan kagum dengan kuasa Tuhan yang bekerja atas alat itu, melainkan kita kagum dengan alat itu! Padahal otoritas Tuhanlah yang bekerja! Jangan tergantung dengan alat, apalagi ini soal iman! Di akhir zaman ini, yang sedang dirusak iblis adalah pelayanan kenabian, banyak munculnya nabi palsu, penyesatan, dll, kenapa? Karena iblis tau dari 2 Tawarikh 20 : 20, ORANG-ORANG AKAN MENGIKUTI PESAN TUHAN. Jangan sampai ada Yesus palsu di dalam diri kita yang hanya akan menyesatkan kita, hati-hati dengan itu, bisa saja ada false belief, berhati-hatilah!
  • Ketiga, mengenai kebodohan. Ini soal kemampuan kita mengkalkulasi sama dengan seberapa besar kita bisa membuka gerbang Tuhan, kalau yang kita pikirkan hanya mengenai kalkulasi, apa saya akan diuntungkan jika saya melakukan ini-itu, maka anda gak akan mendapat apa-apa, tapi jika kalkulasi itu seperti yang dikatakan di atas, mengenai persiapan membawa minyak untuk pelita-pelita, mengenai kalkulasi untuk antisipasi, di situlah titik kita sedang membuka gerbang dari Tuhan. Tuhan mau kok bukakan itu, gerbang itu isinya semua yang baik, lawatan, berkat, dll. Jangan sampai kalkulasi anda salah, sensitif, bisa jadi anda shut down, dan akan menciptakan hara huru di hidup anda yang sebenarnya tidak penting. Sensitif di sini maksudnya, kena proses dikit uda teriak-teriak gak karuan kayak tante-tante menang arisan (oke, lawak dikit.) kena tetesan air, nganggepnya kena air bah pas zaman Nuh, kena ranting kecil, rasanya kayak kena longsor yang gede banget. ckck.. ayolah jangan manja, kita harus tahan proses, seperti ketetapan yang sudah diberikan Tuhan (lihat di post His Kingdom be Established - Mempelai )
  • Keempat, Yang bijaksana menggunakan uangnya untuk membeli minyak yang banyak supaya pelitanya bisa bertahan dan terus menyala, begitu juga yang Tuhan mau kita lakukan, gunakan apa yang kita punya untuk sesuatu yang bisa membuat kita bertahan, membuat api kita untuk mencintai Tuhan lebih tahan lama, dan tambah besar bukan makin padam. Sedangkan kalau kita lihat lima gadis bodoh, mereka juga punya uang, tapi mereka gak pake itu, pas sudah telat memang dipake tapi tetap aja telat dan akhirnya gak bisa masuk ke perjamuan kawin. Jangan pelit, jangan fokus dengan harta, berkat, talenta, hobi anda karena itu semua datangnya dari Tuhan toh. 
  Semua orang, manusia, dari awal sudah diberi modal untuk bertahan, ditawari untuk mngenal Tuhan lebih dalam lagi, dll, tapi terkadang ada beberapa yang menolak itu, dan jika kesempatan itu lewat, yasudah, Mempelai Pria telah datang dan menjemput yang memang layak untuk masuk ke perjamuan Anak Domba. Apakah anda sudah mempersiapkan kedatangan Tuhan? Apakah anda mau menjadi gadis yang bijaksana? Ayo bangunkan roh kita untuk memuji lebih lagi untuk berjaga-jaga, bangun tembok puji-pujian, tembok api, tembok darah Anak Domba, tembok malaikat, jangan biarkan roh kita ditidurkan, jangan biarkan dinding-dinding perlindungan hati kita dihancurkan oleh si iblis! Maju pasukan Tuhan, jangan lengah! (vu)

P.S : Maaf, saya cuma bisa share jurnal hari ke3, hari pertama dan kedua saya masih sekolah dan kondisi Jakarta rada-rada err ahahah, semoga memberkati ya.

Wednesday, 22 January 2014

His Kingdom be Established - Mempelai

Holy Stadium, Semarang, 27 Desember 2013
Preacher : Ibu Nanik

  Menganai ketetapan. Ada ketetapan-ketetapan yang berasal dari Tuhan. Apa itu ketetapan? Yang namanya ketetapan tentu harus ditaati, harus dipenuhi karena ketetapan adalah suatu kewajiban dan tuntutan, dan kenapa ada ketetapan? karena ada janji, ada persetujuan.

  Mikha 7 : 11
"Akan datang suatu hari bahwa pagar tembokmu akan dibangun kembali; pada hari itulah perbatasanmu akan diperluas."
disebutkan pasti akan datang! Akan datang hari ini di dalam hidup anda! Mungkin saat ini, besok, minggu depan, yang pasti AKAN DATANG. Disebutkan pagar tembokmu akan dibangun kembali, pagar tembok adalah tempat perlindungan yang penting dan setiap pagar tembok yang bocor, yang pernah hancur, retak, suatu hari akan dibangun kembali, dan ingat, perbatasanmu akan diperluas! Perbatasan di sini jangan diibaratkan dengan hal jasmani, bukan hanya rumah atau daerah anda saja (berkat jasmani), tapi pelayanan anda, kecintaan anda akan Tuhan, kesetiaan anda dalam mengikut Tuhan akan diperluas! penyembahan anda akan dibuat lebih lama, lebih berapi-api! Amin!



  Inilah ketetapan-ketetapan yang Tuhan beri : 
  • Harus siap menerima panggilan. (Kejadian 12 : 1) anda harus siap menerima panggilan dari Tuhan, seperti yang Pak Yusak katakan, harus siap berjalan dalam rencana Bapa, walaupun panggilan itu tidak enak, harus bayar harga mahal, tapi kita harus tetap menerimanya. Panggilan di sini maksudnya khusus, Tuhan mau kita menjalani panggilan tersebut dengan ketaatan dan Tuhan akan menyertai, tidak mungkin Tuhan memanggil kita tanpa kita disertai, disertai itu sudah menjadi suatu kepastian, janji, jaminan ketika anda mengikut Tuhan dan menjalani panggilanNya. Bagaimana cara menerima panggilan itu? dengan KERENDAHAN HATI. Tanpa kerendahan hati, kita tidak bisa menjalaninya, menerima bisa, menjalani tidak bisa.
  • Harus siap dimurnikan. Step berikutnya adalah dimurnikan, dimurnikan adalah suatu hal yang gak gitu enak, karena sakit rasanya, orang-orang wajar kok kalo mereka terkadang menolak pemurnian, tapi kita sebagai pasukan Allah di zaman ini, generasi Mikhael, kita HARUS SIAP DIMURNIKAN, karena di waktu-waktu akhir ini, Tuhan sedang mengadakan percepatan, dan kita harus bisa berjalan dengan kecepatan yang Tuhan tentukan. Bicara soal kesetiaan, setiap orang memiliki kriteria kesetiaan yang berbeda-beda di hadapan Tuhan, dan kesetiaan dilakukan dengan hati, bukan karena rutinitas. Kejadian 13:9 -> pemurnian itu berat karena artinya kita harus dipisahkan dengan sesuatu, mungkin hal yang mengikat kita, seperti hobi, memang apa yang kita mau Tuhan tidak mau, apa yang kita tidak mau Tuhan mau (Lol). Jadi, diproses = dimurnikan. Pertama, kita sudah menerima panggilan tersebut, kedua dimurnikan, untuk mengingatkan, di masa ini kita harus tetap menjadi anak-anakNya yang setia dan siap diproses.
  • JANJI AKAN DIGENAPI. Kejadian 13 :14 Janji Tuhan akan digenapi, penyertaan Tuhan akan terus ada, dan janji-janjiNya akan digenapi di atas hidup anda. Pada step menerima panggilan disebutkan akan ada harga yang dibayar, tapi saya beritahu sekali lagi ke anda, bahwa harga yang anda bayar tidak seberapa dengan hasilnya, yang pastinya akan membuat anda kaget dan speechless.
  •  terakhir, HARUS SIAP MENJELANI. Apa pun yang Tuhan rencanakan, karena anda sudah menerima panggilan tersebut, anda sudah dimurnikan, dan menerima janjiNya, untuk seterusnya anda harus siap menjalani, dari step pertama pun sebenarnya anda sudah diajar untuk siap menjalani apa pun yang terjadi. Saran saya, sebenarnya ketika anda mendapat kairos, kairos adalah ketukan dari Tuhan, dan ketukan itu hanya terjadi sekali, jadi kalo anda tidak membukakan pintu, ketukan itu akan lewat begitu saja, dan anda harus menunggu lebih lama untuk mendapatkannya lagi(kalo dikasih untuk dapet lagi ya, kalo gak ya yaudah), jadi sebenarnya, langsung terima saja, toh itu kesempatan, jangan pedulikan apa yang belom terjadi, masa depan ya untuk masa depan, dan Tuhan kan punya janjiNya untuk menyertai kita, jadi untuk apa khawatir? Ya khawatir itu wajar sih, tapi jangan terlalu dibawa negative thinking, nanti akan mager, dan susah untuk berjalan, jangan turunin standart anda, supaya anda berjalan untuk terus naik dan bukan datar atau bahkan turun.
P.S : maaf telat sekali ngepost tentang mempelai dan rajanya, ahahahah, saya harap dapat memberkati ya :D

Monday, 13 January 2014

His Kingdom Be Established - Pengerja

Holy Stadium, Semarang, 27 Desember 2013
Preacher : Pdt. Petrus Hadi Santoso

  Ibrani 12 : 1

  Ada tugas, ketetapan yang harus dipenuhi, yang tidak bisa diganggugugat, mengenai anak-anak Tuhan  harus, wajib mengikuti sebuah perlombaan. Perlombaan yang sangat penting, yang jika kalah ya kita tidak bisa masuk ke Kerajaan Allah. Ada banyak orang menjalani sebuah rutinitas tanpa sebuah tujuan, yang sebenarnya sudah ditanam Tuhan di dalam hati kita, tapi karena kita melakukannya dengan rutinitas itu lah, kita tidak menyadari tujuan kita melakukannya dan apa alasan Tuhan menginginkan kita melakukannya dengan berbeda, buka rutinitas, tapi dengan passion.
  Di Ibrani pasalnya yang ke-11 diceritakan mengenai saksi-saksi iman, dari Abraham, Musa, dan seterusnya, semuanya karena iman kepada Allah. Mereka seperti berlomba lari estafet, memberikan tongkat estafet itu ke keturunan selanjutnya, bedanya dengan kita, ketika mereka memberikan tongkat itu ke satu orang, pada angkatan kita, tongkat itu diberikan ke suatu generasi. Dan ingat! di ayat 38, disebutkan kalau tanpa kita perlombaan ini akan sia-sia, kenapa? karena kita PELARI TERAKHIR. Secepat-cepatnya pelari pertama, kedua, ketiga, keempat, tapi kalau pelari kelima lelet, tim itu akan kalah bukan? Sehebat-hebatnya Abraham, sehebat-hebatnya Isak, dkk, kalo kita letoi? kalo kita males-malesan untuk berlari, ya gak akan sampe ke garis final kan? Tuhan mau kita FINISH STRONG! Ingat! Tujuan dari perlombaan ini apa? mencapai garis akhir dan mendapatkan mahkota kehidupan kan? Kalau anda malas-malasan bagaimana caranya mendapatkan itu? apa mau anda cuma ngomong di mulut saja tapi tidak melakukannya? Orang bilang : "ngomong sih gampang." memang gampang! Makanya kita ditantang untuk gak sekedar ngomong. Jangan jadi pemalas. Di hari-hari terakhir ini, kuatkan kaki untuk berjalan lebih cepat bersama Tuhan, kita harus bisa menyamakan kecepatan kita dengan standart yang Tuhan mau, di hari terakhir jangan malah loyo, kita harus tetap semangat, rajin untuk terus mencari Tuhan, sekali lagi pelari terakhir itu penting.
  Dan, membahas mengenai beban, seperti yang Pak Yusak katakan, bahwa ketika dipanggil, dan diutus, dipundak kita ini ada tanggung jawab, yang terkadang orang menganggap tanggung jawab itu beban. Beban tuh apa sih? apakah itu sesuatu yang memberatkan kita? iya. Karena apa? karena beban itu sendiri adalah pikiran kita kalau kita gak bisa mengikuti pikiran Tuhan. Ketika kita tidak mengikuti pikiranNya, kita lebih memilih untuk mengikuti pikiran kita sendiri, percaya sama saya, pasti berat banget, ikut Tuhan itu wes ngeflow aja, jangan sombong sebagai hamba, ikutin aja kata Tuan kita, jangan merasa pintar, merasa benar dengan apa yang ada di pikiran anda yang bukan berasal dari Tuhan, itu hanya akan membebani anda, karena walaupun di awal anda merasa cocok, di akhirannya, anda akan mengeluh, menyesal. Tapi tentu saja Tuhan gak akan biarkan kita lari dari jalanNya :)


 1 Korintus 2 : 6
  Ada hikmat benar, dan hikmat salah. Kalau yang anda pake itu hikmat salah, yang bukan berasal dari Tuhan, semua akan berantakan, berabe, gak bisa lari, bahkan jalan sekalipun bersama Tuhan, karena sudah ada pikiran yang salah, gagasan yang salah, yang benar memang hanya dari Tuhan.
Ada sesuatu yang disembunyikan Tuhan, yang Ia ingin untuk anak-anakNya mengetahui ini dengan segera, hal ini sudah banyak dibicarakan, ada lagunya bahkan, tapi banyak yang meremehkan ini dan tidak memiliki hikmat yang benar untuk menangkap hal ini, mengerti hal ini, yaitu Tuhan mau memberikan ke kita anggur baru, tapi Dia juga mau kita MENERIMANYA DENGAN KANTUNG YANG BARU. Ada yang mau kenal Tuhan, mau deket sama Tuhan, dan mengalami hal-hal luar biasa yang akan dialami jika kita bersama dengan Tuhan, tapi orang ini mau mengenal Tuhan dengan pemikiran yang lama, bukan yang baru, ia menggunakan pikirannya sendiri, sedangkan Tuhan maunya kita menggunakan pikiran yang baru yang berasal dari pada Tuhan.
Di ayat ke-9 disebutkan, Allah memberikan hal-hal ini untuk anak-anakNya yang mengasihi Dia :
  • yang tak pernah dilihat mata
  • yang tak pernah didengar telinga
  • yang tak pernah timbul di dalam hati
semuanya disediakan oleh Tuhan untuk orang-orang yang mau menjadi generasi yang berlari

Saturday, 11 January 2014

His Kingdom Be Established - Pillar

  Maaf sekali di tanggal 26 kan harusnya bagian Prajurit sama Imam, tapi karena saya kepenuhan banget (kita dapet materai ahahah) saya jadi gk sempet nulis, mungkin untuk bagian prajurit dan imam akan saya post dalam bentuk sharing ya

Thursday, 9 January 2014

Tahun 2013

  Syalom semuaaa, selamat Natal dan tahun baru 2014, semoga tahun ini kita benar-benar jatuh cinta sama Tuhan dan mendedikasikan hidup kita lebih lagi ke Tuhan yang maha agung Tuhan Yesus Kristus hehe. Di post (yang sudah lama gak muncul karena saya gak sempet share) kali ini, saya mau review-review hidup saya bareng Tuhan nih di tahun 2013, saya mau bersaksi tentang betapa dahsyatnya Tuhan dari tahun ke tahun, bahkan di tahun 2013 yang lalu, (sekali lagi) Dia bener-bener awesome dan membuat saya jawdrop setiap kali dikejutkan dengan berkat dan rencanaNya hehe. Jadi mulai aja yah,
  Well, saya merasa banget kalo tahun 2013 itu tahun pembentukan banget, tahun training 3 panggilan utama saya. Umm soal pentahbisan panggilan ke2 dan ke3 saya (yang pertama pillar) nanti saya share juga kok hehe. Dan menurut saya, ini tahun yang epic banget, karena saya walk by faith abis, saya gak tau ke mana arah saya jalan, saya cuma ikut arus aja deh sama Tuhan, ya dan yang kayak saya bilang, saya selalu kena jawdrop ketika mengetahui rencanaNya. Mulai aja yah dari awal tahun 2013 itu, hmm saya sempet agak gimana gitu sama bahasa Roh, padahal itu karunia dari Tuhan loh, dan saya bener-bener menyia-nyiakan itu. Waktu pertama kali saya dapet, pikiran saya kayak negative thinking, sekali lagi, ini yang namanya serangan intimidasi dari si iblis, nah saya takut kalo BR itu bukan dari Tuhan tapi dibuat-buat, karena bingung saya gak bisa merasakan saya tuh damai apa nggak dan gak bisa menjernihkan pikiran untuk bertanya sama Tuhan, setiap penyembahan di gereja dan ketika semua orang berbahasa Roh, saya Cuma diem, mingkem, mikir, akhirnya jadi sedih. Well, elit gak sih kalo saya kayak gitu? Nggak sama sekali. Saya cuma fokus sama “aduh gue gak bisa BR, duh BR gw pasti bohongan, duh gue nyakitin hati Tuhan kalo gini, mendingan diem aja deh gue.” Dan banyak hal yang justru sebenernya bikin Tuhan sedih (ampuni saya Tuhaan). Nah dari kejadian ini, saya sekali lagi dibawa Tuhan untuk belajar berjalan bersama imaannn, itu makanan saya di tahun 2013 deh kayaknya hmm, tapi ini belom cukup, saya percaya Tuhan akan bawa saya ke level yang lebih lagi soal iman hehe. Ketika saya meminta pemulihan dari Tuhan, saya minta untuk Tuhan yang bertahta atas lidah dan bibir saya, biar apa yang keluar, semua perkataan saya tuh gak menyakiti hati Tuhan. Di saat saya berdoa begitu, kan saya beler banget tuh kayak bocah jatoh nangis-nangis sambil tereak-tereak “Tuhan aku mau cinta sama Tuhaaaaannnn”, tiba-tiba saya ngomong-ngomong gak jelas gitu deh dan gak bisa berhenti, mana itu tengah malem lagi saya harus nahan supaya gak tereak-tereak. Gitu deh pengalaman saya soal BR di awal tahun 2013.
  Terus, soal panggilan juga, saya mendapat pentahbisan panggilan kan sekitar bulan Juni gitu, sebenarnya selama masa latihan panggilan pillar, saya disuruh Tuhan untuk mengubah cara doa saya di bulan April apa Mei gitu, jadi doa profetik, jujur saya gak gitu nyadar pas disuruh ganti, well sampe saya kayaknya dibilang lemot err hahah saya harus dikasih tau berkali-kali baru ngerti. Pokoknya sesuatu banget deh soal panggilan ini. Sekarang saya lagi dilatih lagi nih dalam berdoa, kayak bagaimana saya harus membiasakan diri untuk selalu mengucap syukur, dll. Dan pada sekitar bulan Agustus, oma saya dipanggil Tuhan. Itu membuat saya agak sedih yang berlarut gitu, karena bener-bener saya sayang banget sama oma saya. Kan di bulan Juli akhir itu saya jenguk dia di rumah sakit Semarang, dia jatuh di tangga rumah yang di Tegal, terus akhirnya dibawa ke rumah sakit Semarang. Pada hari Minggunya itu saya ke Holy Stadium yang tanpa sadar ternyata mereka lagi KKR Kingdom Explosion, pantesan kok gak selesai-selesai, tapi saya dapet api banget lewat acara itu, dan saya bisa bagiin api itu ke oma saya, sebagai pilar, saya terus doain oma saya, dan yang membuat saya bersyukur banget adalah, dia dipanggil Tuhan ketika keadaan keluarga yang di Tegal dipulihkan, well ketika saya denger dia meniggal, waktu itu jam 5 saya dibangunkan dan 05.30 Tuhan mau saya berdoa, jujur, SULIT banget untuk berdoa, karena pikiran saya kosong seketika, saya cuma bisa nangis, bertanya “ini seriusan??”, tapi sekali lagi, Tuhan mau saya bersyukur, yaudah saya cuma bisa bersyukur . Untungnya api yang saya dapet itu bisa saya impartasikan, dan saya bersyukur memiliki oma yang baik, yang benar-benar mengasihi saya, walaupun saya sempat sedih hamper seminggu, menurut saya, dia pasti udah tenang di dalam Tuhan Yesus sekarang. Glory to God untuk apa yang udah terjadi :D .
  Nah bulan Desember lalu, saya ke Semarang khusus untuk ikut KKR His Kingdom Be Established di Holy Stadium, bener-bener kereenn, sebenernya dari bulan Agustus saya udah siap-siap buat ikut acara ini, nabung tiket kereta, biaya hidup di Semarang, pokoknya bener-bener sampe gak makan siang deh, dan pas bulan September kan saya bilang sama om saya yang di Semarang untuk numpang tinggal di rumahnya, dan dikasih sama dia, dia juga ngajak saya pergi ke Lombok setelah acara itu. Waktu saya dengar kami akan ke Lombok saya udah merasa akan ada sesuatu yang terjadi, karena logikanya kami kepenuhan Roh Kudus selama tiga hari, dan tiba-tiba pergi ke tempat yang banyak "tanda kutip" gitu deh. Ternyata bener, serangannya jor-joran, apa lagi saya karena keduanya prajurit, roh jahat-roh jahat itu nyerang saya duluan dibanding cici2 saya yang mempelai, mereka mau mancing saya supaya saya nyerang mereka sehingga mereka bisa ngasih serangan balik, hoho sayangnya gak bisa, pillar saya lagi tinggi banget sampe-sampe saya masih bisa ketawa-ketawa waktu kena serangan terparah ahahah, hape saya nyemplung ke laut -___- yah well puji Tuhan banget kagak kenapa-kenapa tinggal beli desktop charger ahahah. Pokoknya banyak deh, saya mimisan 4 hari berturut-turut lah, jatoh di kamar mandi, jatoh di tempat oleh-oleh, dan yang parah, pencernaan saya dibikin kagak beres, mules pas di tempat wisata ya kalii aaa tapi tentu aja saya minta tuntut kembaliin tuh 9x lipat! hoho. Well, tgl 31 malem di Lombok, saya dan cici-cici saya disuruh Tuhan ngebless pulau itu, dan pas saya lagi doa di putaran kedua, jpret mati lampu deh hahah res* sekali yah rj2 itu -_- dan di hari terakhir masih aja kami dapet serangan, kami diancem soal keselamatan, boarding pass cici saya ilang tiba-tiba, untuk kali itu saya hampir murka tuh ahahah puji Tuhan bisa masuk pesawat, semua karena kasih karunia Tuhan hehe. Gitu deh 2013 sayaa ahahah, nanti saya akan post kotbah His Kingdom Be Established. Godspeed!